E-book v.s. Buku Cetak ; Sudah Sampai Mana?

Sebagai seorang penulis yang berhasil menggolkan beberapa buah buku ke beberapa penerbit, dahulu terkadang saya suka berpikir sampai kapan ebook bisa menggantikan buku cetak/hardcover? Di Indonesia, saya berharap sebagai seorang penulis maka saya bisa menghasilkan karya lebih produktif jika bisa meluncurkan buku dalam bentuk e-book. Saya mencoba dan mencoba dan setelah sekian tahun kemudian menyadari bahwa perkembangan e-book memang sangat lambat, termasuk di Amerika Serikat.

Dilansir dari laman bookmasters.com, e-book yang dahulunya diperkirakan akan melindas buku cetak ternyata kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan. Menurut Asosiasi Penerbit Amerika, penjualan buku cetak di tahun 2016 malah naik 3,3% jika dibandingkan di tahun sebelumnya. Hasil sebaliknya justeru dialami e-book yang turun lebih dari 40% jika dibanding dengan tahun 2011. Dari analisa Pew Research Center, hanya 28% warga di negara itu yang membaca e-book. Angka ini jauh ketinggalan dibandingkan pembaca buku cetak yang mencapai 65%.

Nah, kembali ke permasalahan semula. Bagi para penulis Indonesia, sebetulnya merupakan suatu harapan apabila karya mereka lebih banyak diterima oleh para pembaca. Dan e-book yang mulanya seolah memberikan kesempatan ke arah itu, sepertinya harus diabaikan dahulu. Yah, setidaknya untuk sementara.

Jika ingin bertahan dan daput tetap mengpulkan asap, para penulis untuk sementara harus banyak-banyak bersabar menghadapi penerbit. Karena buku cetak masih lebih menjanjikan daripada e-book, itu saja alasannya. Karena itu sabarlh jika naskah dikirim tapi tidak ditanggapi terima atau tidaknya. Dan sabar juga jika naskah dikirim dan tidak tahu kapan dapat kabar disetujui atau tidaknya.

Bisnis dimana seseorang bekerja keras dan dapat hasilnya sebulan lagi, salah satunya, adalah dengan menjadi penulis buku.

Anyway, tetap semangat untuk terus berkarya!

Marthino


Comments

Popular posts from this blog

A Love Song From Bunaken (Bab 1)

Jurus Ampuh Membuat Buku Bagi Pemula dan Kurang Jago Menulis... Tapi Diterbitkan Penerbit Besar.

Review 2 Novel Terbaru - Seminggu setelah peluncuran